Sistem Manajemen Kesekretariatan Karang Taruna 02 by Bhakti Mandiri
Selasa, 01 Desember 2015
Pengertian, Azas, Tujuan dan Fungsi Karang Taruna
Karang Taruna adalah Organisasi Sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan atau komunitas adat sederajat terutama bergerak di bidang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Pengertian ini mengandung makna bahwa :
1. Organisasi sosial kemasyaraktan termasuk didalamanya organisasi pemuda dan paguyuban (Undang-undang RI nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial)
2. Karang Taruna tumbuh dan berkembang di desa/kelurahan atau batas-batas hukum adat setempat, Sedangkan Karang Taruna yang tumbuh dan berkembang di tingkat RT/RW/dusun.pwdukuan/lingkungan merupakan unit yang tidak terpisahkan dan menjadi sub ordinasi dari Karang Taruna di desa/Kelurahan.
3. Karang Taruna merupakan tempat diselenggarakannya berbagai upaya atau kegiatan untuk meningkatkan dan mengembangkan cipta rasa karsa dan karya dalam rangka pengembangan sumber daya manusia
4. Karang taruna tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran terhadap keadaan dan permasalahan di lingkungannya serta adanya tanggung jawab sosial untuk turut berusahas menanganinya. Kesadaran dan tanggung jawab sosial tersebut merupakan modal dasar tumbuh dan berkembangnya Karang Taruna.
5. Karang Taruna tumbuh dan berkembang dari generasi muda, diurus untuk atau dikelola oleh generasi muda dan untuk kepentingan generasi muda dan masyarakat di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat. Karenanya setiap desa/kelurahan atau komunitas dapat menumbuhkan dan mengembangkan Karang Tarunanya yang dikelola secara otonom.
6. Gerakannya di bidang penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial memberi arti bahwa semua upaya dan program kegiatan yang diselenggarakan Karang Taruna ditujukan guna mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat terutama generasi mudanya.
Adapun Karang Taruna mempunyai Azas sebagai berikut :
Setiap Karang Taruna berazaskan Pancasila. Hal ini berarti pancasila merupakan satu-satunya azas bagi setiap Karang Taruna yang tumbuh di seluruh wilayah NKRI. Pancasila merupakan satu-satunya ideologi, pandangan, dan pegangan hidup bagi Karang Taruna, sehingga setiap menetapkan sasaran dan tujuan yang hendak dicapai, dalam mengelola organisasi, dan penyelenggaraan program kegiatannya, karang taruna tetap mengacu dan berorientasi kepada nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila sebagai satu-kesatuan yang bulat, tidak terpisahkan satu dengan lainnya, yaitu nilai-nilai :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sedangkan Landasan Konstitusional berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea 4 dan pasal 33 dan 34 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
Tujuan dan Fungsi Karang Taruna :
Karang Taruna bertujuan untuk:
1. Pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial khususnya generasi muda;
2. Kualitas kesejahteraan sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda di desa/kelurahan secara terpadu, terarah, menyeluruh serta berkelanjutan;
3. Pengembangan usaha menuju kemandirian setiap anggota masyarakat terutama generasi muda; dan
4. Pengembangan kemitraan yang menjamin peningkatan kemampuan dan poternsi generasi muda secara terarah dan berkesinambungan.
Fungsi Karang Taruna adalah :
1. Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
2. Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat. Khususnya generasi muda sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimilikinya.
3. Penyelenggara pemberdayaan masyarakat terutama generasi muda secara komprehensif, terpacu dan terarah serta berkesinambungan.
4. Penyelenggaraan kegiatan pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya.
5. Penanaman pengertian, memupuk dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial generasi muda.
6. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilai-nilai kearifan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik lndonesia.
7. Pemupukan kreatifitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosial yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomis produktif dan kegiatan praktis lainnya dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya.
8. Penyelenggara rujukan, pendampingan, dan advokasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial, yang dimaksud adalah Fakir Miskin, Penyandang cacat, Anak Terlantar/Anak Jalanan/Anak Nakal, Lanjut Usia Terlantar, Tuna Sosial, Korban NAPZA, korban bencana, wanita rawan Sosial Ekonomi.
9. Penguatan sistem jaringan komunikasi, kerjasama, informasi dan kemitraan dengan berbagai sektor lainnya.
10. Penyelenggara Usaha usaha pencegahan permasalahan sosial yang aktual.
VISI DAN MISI
Visi dan Misi
Karang Taruna Bhakti Mandiri
A. Visi
MEWUJUDKAN GENERASI PEMUDA YANG MANDIRI, TANGGUH, TERAMPIL,
BERAKHLAK DAN BERKUALITAS
B. Misi
1. Membangun dan meningkatkan ekonomi produktif
2. Kepedulian terhadap lingkungan sosial masyarakat
3. Menggalang kemitraan dengan berbagai pihak yang
berkompeten dalam masalah pemuda dan sosial kemasyarakatan
4. Mewujudkan kerukunan dan persatuan antar pemuda Karang
Taruna Bhakti Mandiri
5. Mengangkat nilai-nilai seni dan budaya
6. Meningkatkan Prestasi baik dalam Seni, Olah raga maupun
lainnya..
C. STRATEGI
Melibatkan peran semua anggota karangtaruna dalam setiap
program kerja yang disusun.
Mengadakan event kegiatan dalam rangka mempromosikan unit
usaha karang taruna ke luar.
Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang berkompeten
terhadap permasalahan sosial pemuda dan masyarakat
D. MOTTO
TERAMPIL BERKARYA, BERPRESTASI DAN MANDIRI
Senin, 30 November 2015
SAMBUTAN PEMBINA KARANG TARUNA
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Salam sejahtera bagi kita semua, Segala puji dan syukur kita
panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat, karunia dan Nikmat – Nya,
sehingga kita selalu dalam lindungan dan kasih sayang -Nya. Perkembangan
teknologi saat ini yang tiada henti dan tak kenal waktu, kapanpun, dan apapun
situasinya, namun kita harus berusaha untuk menguasai. Seiring berjalannya
waktu disertai usaha tentunya kita pasti akan mengenal dan bisa untuk itu.
Walaupun Bangsa kita masih tetringgal kemajuannya dengan negara lain, tapi
perubahan teknologi saat ini selalu terjadi dan berkembang terus, khususnya di
bidang IT , jelas ini perkembangan yang perlu dibanggakan namun juga perlu kita
waspadai, semua itu tergantung bagaimana cara kita menyikapinya.
Bisa dibilang membanggakan, jelas sekali karena dengan mudah
kita bisa mengaksesnya, dan dapat memperoleh informasi yang tidak tanggung bisa
mencapai global bisa kita dapatkan. Dan juga yang pasti mempermudah serta
memperkenalkan teknologi zaman sekarang kepada user yang berkembang tiada
henti. Dikatakan waspadai karena begitu banyak informasi maupun berita yang
tentunya tidak selalu berdampak positif namun juga dapat berdampak negatif.
Maka dari itu tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Berdasarkan hal
tersebut diatas maka kami Karang Taruna Bhakti Mandiri kp.kebon Pedes,Desa
Peuteuy Condong Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat, mencoba untuk
membuat Web Site tentang Karang Taruna, dimana kita nantinya diharapkan bisa
saling bertukar informasi dan saling mengenal satu sama lain untuk kemajuan
khususnya kegiatan kepemudaan ataupun remaja dengan pihak lain.Yang tentunya
mencakup berbagai aspek kepemudaan.
Dalam kesederhaannya Web Site ini kami mencoba menawarkan
kepada pembaca untuk dapat mengakses berbagai informasi seputar kegiatan –
kegiatan yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Bhakti Mandiri kp.kebon Pedes,Desa
Peuteuy Condong Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Di berbagai
kegiatan dan kreatifitas pemuda.
Besar harapan kami, Web site ini wlaupun tentunya website
ini masih jauh dari kesempurnaan, tapi semoga bisa memberikan manfaat bagi para
pembaca dalam menambah ilmu serta pengalaman tentang organisasi Dalam
terselesaikannya Web Site ini tentunya banyak pihak - pihak yang membantu, maka
dari itu kami mengucapkan terima kasih yang pertama kehadirat Allah SWT ,
Kepala Desa Peuteuy Condong beserta seluruh jajarannya. Semua pihak baik
intansi pemerintah, swasta maupun perseorangan yang selama ini telah mendukung
kegiatan dari Karang Taruna Bhakti Mandiri kp.kebon Pedes,Desa Peuteuy Condong
Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat yang tidak bisa kami sebutkan
satu persatu, Orang tua kami atas segala support dan do'anya , kepada para
sahabat dimanapun berada.
Kritik serta saran sangat kami nantikan buat kesempurnaan
web site kami, dan mohon maaf atas segala kekurangan.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA KARANG TARUNA DI INDONESIA
Di Indonesia
terdapat bermacam-macam organisasi kepemudaan. Ada organisasi yang bertaraf
nasional, ada yang bertaraf regional, dan ada pula yang bertaraf lokal. Salah
satu organisasi pemuda yang ada ialah Karang Taruna. Karang artinya tempat.
Taruna artinya remaja atau pemuda. Jadi Karang Taruna artinya tempat kegiatan
para remaja. Karang Taruna untuk pertama kalinya lahir pada tanggal 26
September 1960 di Kampung Melayu, Jakarta. Dalam perjalanan sejarahnya, Karang
Taruna telah melakukan berbagai kegiatan, sebagai upaya untuk turut
menanggulangi masalah-masalah Kesejahteraan Sosial terutama yang dihadapi
generasi muda dilingkungannya, sesuai dengan kondisi daerah dan tingkat
kemampuan masing-masing.
Pada mulanya,
kegiatan Karang Taruna hanya sebatas pengisian waktu luang yang positif seperti
rekreasi, olah raga, kesenian, kepanduan (pramuka), pendidikan keagamaan
(pengajian) dan lain-lain bagi anak yatim, putus sekolah, tidak sekolah, yang
berkeliaran dan main kartu serta anak-anak yang terjerumus dalam minuman keras
dan narkoba. Dalam perjalanan sejarahnya, dari waktu ke waktu kegiatan Karang
Taruna telah mengalami perkembangan sampai pada sektor Usaha Ekonomis Produktif
(UEP) yang membantu membuka lapangan kerja/usaha bagi pengangguran dan remaja putus
sekolah.
Organisasi ini
didirikan dan dibina oleh Departemen Sosial. Karang Taruna terdapat hampir di
seluruh Indonesia. Nama Karang Taruna disesuaikan dengan keadaan daerah
masing-masing. Anggota Karang Taruna ialah para pemuda, terutama mereka yang
putus sekolah dan tidak mempunyai pekerjaan. Di beberapa daerah anggota Karang
Taruna adalah para pelajar. Mereka masih duduk di SMP atau SMA. Karang Taruna
didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan kepada para remaja, terutama yang
putus sekolah dan menganggur. Jika tidak diberi tambahan pendidikan yang berupa
berbagai ketrampilan, mereka dapat menimbulkan banyak masalah. Kenakalan remaja
sampai pada tindak kriminalitas bisa dan mudah berkembang pada remaja yang
menganggur. Melalui pendidikan Karang Taruna diharapkan para remaja memperoleh
penyaluran. Mereka menjadi aktif dan produktif. Akhirnya mereka dapat hidup
secara mandiri. Berbagai ketrampilan dipelajari dalam organisasi ini.
LOGO KARANG TARUNA
Karang Taruna memiliki identitas berupa lambang, bendera,
panji, lagu, yang merupakan identitas resmi
Karang Taruna. Lambang Karang Taruna mengandung unsur-unsur sekuntum bunga
teratai yang mulai mekar, dua helai pita terpampang dibagian atas dan bawah, sebuah
lingkaran, dengan bunga Teratai Mekar sebagai latar belakang. Keseluruhan
lambang tersebut mengandung makna:
Bunga Teratai yang mulai mekar melambangkan unsur remaja
yang dijiwai semangat kemasyarakatan (sosial).
Empat helai Daun Bunga dibagian bawah, melambangkan keempat
fungsi Karang Taruna yaitu: a). Memupuk kreativitas untuk belajar bertanggung
jawab; b). Membina kegiatan-kegiatan sosial, rekreatif, edukatif, ekonomis
produktif, dan kegiatan lainnya yang praktis; c). Mengembangkan dan mewujudkan harapan
serta cita-cita anak dan remaja melalui bimbingan interaksi yang dilaksanakan
baik secara individual maupun kelompok; d). Menanamkan pengertian, kesadaran
dan memasyarakatkan penghayatan dan pengamalan Pancasila.
Tujuh helai Daun Bunga bagian atas melambangkan Tujuh unsur
kepribadian yang harus dimiliki oleh anak dan remaja: a). Taat: Taqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa; b). Tanggap: Penuh perhatian dan peka terhadap masalah;
c). Tanggon: Kuat, daya tahan fisik dan mental; d). Tandas: Tegas, pasti, tidak
ragu, teguh pendirian; e). Tangkas: Sigap, gesit, cepat bergerak, dinamis; f).
Trampil: Mampu berkreasi dan berkarya praktis; g). Tulus: Sederhana, ikhlas,
rela memberi, jujur.
Pita dibagian bawah bertuliskan Karang Taruna mengandung
arti: a). Karang: pekarangan, halaman, atau tempat; b). Taruna: remaja. Secara
keseluruhan berarti tempat atau Wadah Pembinaan Remaja.
Pita dibagian atas bertuliskan ADHITYA KARYA MAHATVA YODHA
yang berarti: a). ADHITYA: Cerdas, penuh pengalaman. b). KARYA: Pekerjaan. c).
MAHATVA: Terhormat, berbudi luhur. d). YODHA: Pejuang, patriot. Secara
keseluruhan berarti Pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan dan terampil.
Lingkaran menggambarkan sebuah tameng, sebagai lambang
Ketahanan Nasional.
Bunga Teratai yang mekar berdaun lima helai melambangkan
lingkungan kehidupan masyarakat yang sejahtera merata berlandaskan Pancasila.
Arti warna: a). Putih: Kesucian, tidak tercela, tidak
ternoda. b). Merah: Keberanian, sabar, tenang, dan dapat mengendalikan diri,
tekad pantang mundur. c). Kuning: Keagungan atas keluhuran budi pekerti.
Jumat, 23 Oktober 2015
Langganan:
Komentar (Atom)
